Monday, June 27, 2016

FENOMENA WARGA NDONESIA


KONSUMTIF


 

KATA “KONSUMTIF” SERING DIARTIKAN SAMA DENGAN “KONSUMERISME”. PADAHAL KATA YANG TERAKHIR INI MENGACU PADA  SEGALA SESUATU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMEN. SEDANGKAN KONSUMTIF LEBIH KHUSUS MENJELASKAN KEINGINAN UNTUK MENGKONSUMSI BARANG-BARANG YANG SEBENARNYA KURANG DIPERLUKAN SECARA BERLEBIHAN UNTUK MENCAPAI KEPUASAN YANG MAKSIMAL.

PERILAKU KONSUMTIF JUGA DAPAT DIDEFINISIKAN SEBAGAI PERILAKU MEMBELI BARANG ATAU JASA YANG BERLEBIHAN, WALAUPUN TIDAK DIBUTUHKAN. DAHULU ORANG BERBELANJA KARENA ADA KEBUTUHAN YANG HARUS DIPENUHI. SAAT INI ORANG BERBELANJA KARENA BERBAGAI MACAM SEBAB, UNTUK MEMANJAKAN DIRI SENDIRI, MENYENANGKAN ORANG LAIN, MEMBELI SESUATU DENGAN ALASAN HARI RAYA, ATAU KARENA POTONGAN HARGA. BAHKAN, HANYA SEKEDAR GENGSI, MEMPERLIHATKAN DENGAN STATUS SOSIAL TERTENTU DAPAT BERBELANJA DI TEMPAT “X” DAN MAMPU MEMBELI BARANG DENGAN MEREK TERNAMA. TANPA DISADARI, ALASAN-ALASAN TERSEBUT MEMBUAT SESEORANG HIDUP DALAM GAYA HIDUP KONSUMTIF. 

BEBERAPA AHLI MENGATAKAN BAHWA PERILAKU KONSUMTIF ADALAH SUATU PERILAKU YANG TIDAK LAGI DIDASARKAN PADA PERTIMBANGAN YANG RASIONAL, MELAINKAN MEMBELI PRODUK ATAU JASA TERTENTU UNTUK MEMPEROLEH KESENANGAN ATAU HANYA PERASAAN EMOSI. PENGERTIAN PERILAKU KONSUMTIF TERSEBUT SEJALAN DENGAN PENDAPAT DAHLAN YAKNI SUATU PERILAKU  YANG DITANDAI OLEH ADANYA KEHIDUPAN MEWAH YANG BERLEBIHAN, PENGGUNAAN SEGALA HAL YANG DIANGGAP PALING MAHAL MEMBERIKAN KEPUASAN DAN KENYAMANAN FISIK SEBESAR-BESARNYA SERTA ADANYA POLA HIDUP MANUSIA YANG DIKENDALIKAN OLEH SUATU KEINGINAN UNTUK MEMENUHI HASRAT KESENANGAN SEMATA.


TIPE-TIPE PERILAKU KONSUMTIF 

MENURUT MONINGKA (2006) ADA 3 TIPE PERILAKU KONSUMTIF, YAITU:  

1.        KONSUMSI ADIKTIF (ADDICTIVE CONSUMPTION), YAITU MENGKONSUMSI BARANG ATAU JASA KERENA KETAGIHAN. 

2.        KONSUMSI KOMPULSIF (COMPULSIVE CONSUMPTION), YAITU BERBELANJA SECARA TERUS MENERUS TANPA MEMPERHATIKAN APA YANG SEBENARNYA INGIN DIBELI. 

3.        PEMBELIAN IMPULSIF (IMPULSE BUYING ATAU IMPULSIVE BUYING). PADA IMPULSE BUYING, PRODUK DAN JASA MEMILIKI DAYA GUNA BAGI INDIVIDU. PEMBELIAN PRODUK ATAU JASA TERSEBUT BIASANYA DILAKUKAN TANPA PERENCANAAN. 


KONSEP PERILAKU KONSUMTIF AMATLAH VARIATIF, TETAPI PENGERTIAN PERILAKU KONSUMTIF ADALAH MEMBELI BARANG ATAU JASA TANPA PERTIMBANGAN RASIONAL ATAU BUKAN ATAS DASAR KEBUTUHAN. SECARA OPERASIONAL INDIKATOR PERILAKU KONSUMTIF ADALAH : 

1.        MEMBELI PRODUK KARENA HADIAHNYA. 
INDIVIDU MEMBELI SUATU BARANG KARENA ADANYA HADIAH YANG DITAWARKAN JIKA MEMBELI BARANG TERSEBUT. 

2.        MEMBELI PRODUK KARENA KEMASANNYA MENARIK. 
KONSUMEN PRIA METROSEKSUAL MUDAH TERBUJUK UNTUK MEMBELI PRODUK YANG DIBUNGKUS DENGAN RAPI DAN DIHIAS DENGAN WARNA-WARNA YANG MENARIK. 

3.        MEMBELI PRODUK DEMI MENJAGA PENAMPILAN DIRI DAN GENGSI. 
KOSUMEN PRIA METROSEKSUAL MEMPUNYAI KEINGINAN YANG  TINGGI, KARENA PADA UMUMNYA MEREKA MEMPUNYAI CIRI KHAS DALAM BERPAKAIAN, BERDANDAN, GAYA RAMBUT, DAN SEBAGAINYA BERTUJUAN AGAR PRIA METROSEKSUAL SELALU BERPENAMPILAN MENARIK. MEREKA MEMBELANJAKAN UANGNYA LEBIH BANYAK UNTUK MENUNJANG PENAMPILAN DIRI. 

4.        MEMBELI PRODUK ATAS PERTIMBANGAN HARGA (BUKAN ATAS DASAR MANFAAT DAN KEGUNAANNYA). 
KONSUMEN PRIA METROSEKSUAL CENDERUNG BERPERILAKU YANG DITANDAI OLEH ADANYA KEHIDUPAN MEWAH SEHINGGA  CENDERUNG MENGGUNAKAN SEGALA HAL YANG DIANGGAP PALING MAHAL. 

5.        MEMBELI PRODUK HANYA SEKEDAR MENJAGA SIMBOL STATUS. 
PRIA METROSEKSUAL MEMPUNYAI KEMAMPUAN MEMBELI YANG TINGGI DALAM BERPAKAIAN, BERDANDAN, GAYA POTONG  RAMBUT, DAN SEBAGAINYA SEHINGGA DAPAT MENUNJUKKAN SIFAT EKSLUSIF DENGAN CITRA YANG MAHAL DAN MEMBERI KESAN BERASAL DARI  KELAS SOSIAL YANG LEBIH TINGGI. DENGAN MEMBELI SUATU PRODUK DAPAT MEMBERIKAN SIMBOL STATUS AGAR KELIHATAN MENARIK DIMATA ORANG LAIN. 

6.        MEMAKAI SEBUAH PRODUK KARENA UNSUR  KONFORMITAS TERHADAP MODEL YANG MENGIKLANKAN PRODUK. 
PRIA METRSEKSUAL CENDERUNG MENIRU TOKOH YANG DIIDOLAKAN DALAM BENTUK MENGGUNAKAN SEGALA SESUATU YANG DIPAKAI TOKOH YANG DIIDOLAKANNYA. PRIA METROSEKSUAL CENDERUNG DAN MENCOBA PRODUK YANG DITAWARKAN BILA IA MENGIDOLAKAN PUBLIC FIGURE PRODUK TERSEBUT. 

7.        MUNCULNYA PENILAIAN BAHWA MEMBELI PRODUK DENGAN HARGA MAHAL AKAN MENIMBULKAN RASA PERCAYA DIRI YANG TINGGI. 
PRIA METROSEKSUAL SERING TERDORONG UNTUK MENCOBA SUATU PRODUK KARENA MEREKA PERCAYA YANG DIKATAKAN OLEH IKLAN YAITU DAPAT MENUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI. CROSS DAN CROSS (DALAM HURLOCK, 1997) JUGA MENAMBAHKAN BAHWA DENGAN MEMBELI PRODUK YANG MEREKA ANGGAP DAPAT MEMPERCANTIK PENAMPILAN FISIK, MEREKA AKAN MENJADI LEBIH PERCAYA DIRI. 

8.        MENCOBA LEBIH DARI 2 PRODUK SEJENIS (MEREK BERBEDA). 
PRIA METROSEKSUAL CENDERUNG MENGGUNAKAN PRODUK JENIS SAMA DENGAN MEREK YANG LAIN DARI YANG SEBELUMNYA IA GUNAKAN MESKIPUN PRODUK TERSEBUT BELUM HABIS DIPAKAINYA. 



FAKTOR-FAKTOR PERILAKU KONSUMTIF 

ADA BEBERAPAA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PROSES PERILAKU PEMBELIAN. BERDASARKAN KONTEKS PRIA METROSEKSUAL MAKA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADALAH : 

1.        PEKERJAAN  
PRIA METROSEKSUAL KEBANYAKAN ADALAH EKSEKUTIF MUDA. MASALAH PENAMPILAN JELAS TERLIHAT DARI PAKAIAN DENGAN SEGALA ATRIBUTNYA SEPERTI DASI, SEPATU SAMPAI PARFUM DAN SEBAGAINYA. FAKTOR YANG RELEVAN DENGAN SISI PENAMPILAN JUGA DITAMBAH DENGAN PERAWTAN TUBUH MULAI DARI SALON, SPA DAN KLUB  FITNES. 

2.        SITUASI EKONOMI 
KARTAJAYA,DKK (2004) MENGATAKAN BAHWA PRIA METROSEKSUAL BIASANYA BERASAL DARI KALANGAN DENGAN PENGHASILAN EKONOMI YANG BESAR. BESARNYA MATERI YANG DIKELUARKAN UNTUK  MENUNJANG PERILAKU KONSUMTIF YANG MEREKA LAKUKAN BUKAN MENJADI MASALAH. 






 

UMUMNYA PRIA METROSEKSUAL MERUPAKAN PRIA HOBI BELANJA DI MAL ATAU BUTIK, MELAKUKAN PERAWATAN DIRI KE  SALON, MEMBENTUK BADAN DI PUSAT KEBUGARAN DAN SUKA BERKUMPUL DI KAFE. MEREKA BETAH BERJAM-JAM JALAN-JALAN DI MAL, DAN ITU DILAKUKAN BUKAN UNTUK  TUJUAN BERBELANJA,  TAPI LEBIH PADA KESENANGAM BERBELANJA (SKRIPSIADI & ANING, 2005). 

MELALUI RISET YANG DILAKUKAN OLEH MARKPLUS&CO, FENOMENA DIATAS TERJADI DI KOTA-KOTA BESAR SEPERTI JAKARTA, SEMARANG, BANDUNG, SURABAYA DAN MEDAN. PARA PRIA METROSEKSUAL ADALAH PRIA-PRIA KELAS ATAS (PARA PENGUSAHA) YANG TELAH MAPAN DALAM KARIR DAN FINANSIAL. MEREKA MENGHABISKAN WAKTU DAN BIAYA UNTUK MELAKUKAN PERAWATAN DIRI DAN MEMBELI MODEL BAJU TERBARU SAAT INI. DI DALAM BERSOSIALISASI, PRIA METROSEKSUAL TIDAK KALAH DENGAN WANITA. PARA PRIA METROSEKSUAL MEMILIKI KOMUNITAS SENDIRI  YANG TERDIRI DARI PRIA METROSEKSUAL DAN WANITA PEKERJA YANG MEMPUNYAI  CIRI YANG SAMA DENGAN PARA PRIA METROSEKSUAL (KARTAJAYA, 2004). 

PRIA METROSEKSUAL SERING MENGGUNAKAN MAJALAH MODE SEBAGAI REFERENSI DALAM BERBELANJA, KHUSUSNYA BERBELANJA KEBUTUHAN MEREKA SEHARI-HARI SEPERTI,SHAMPO, OBAT MENGHILANGKAN BAU PADA TUBUH, MINYAK WANGI, BUSA PENGHILANG BULU-BULU DI WAJAH, MINYAK RAMBUT,  PELEMBAB MUKA DAN PAKAIAN. MEREKA JUGA SANGAT SUKA MENCOBA PRODUK-PRODUK BARU YANG DIKELUARKAN OLEH MEREK YANG BIASA MEREKA GUNAKAN.  PARA PRIA METROSEKSUAL TIDAK MENGELUARKAN BIAYA YANG SEDIKIT UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN MEREKA TERSEBUT. 

HAL-HAL DIATAS DILAKUKAN OLEH PRIA  METROSEKSUAL KARENA PRIA-PRIA INI UMUMNYA TINGGAL DI KOTA-KOTA BESAR,  PUNYA UANG BANYAK, GAYA HIDUP ROYAL  YANG UMUMNYA SANGAT BRAND MINDED. KEHADIRAN WANITA KARIER DI TEMPAT KERJA YANG SEBELUMNYA LEBIH BANYAK DIDOMINASI KAUM PRIA TENTU MENUNTUT REKAN PRIANYA UNTUK JUGA MENJAGA PENAMPILAN, MISALNYA DENGAN BERBUSANA RAPI, BERTUBUH BUGAR, DAN BERBAU HARUM. PROPORSI PEKERJA KANTOR YANG TERUS BERTAMBAH SEHINGGA MEMBUAT PRIA DITUNTUT TAMPIL MENARIK. PERANAN WANITA SEBAGAI PASANGAN PRIA METROSEKSUAL. KEHADIRAN MAJALAH-MAJALAH PRIA SEPERTI FHM, MAXIM, GQ, ESQUIRE  SERTA POPULAR DAN MALE EMPORIUM DI INDONESIA, YANG TERUS MENAMBAH JUMLAH HALAMAN MODE MEREKA.  

DAN HASIL YANG DIPEROLEH BERDASARKAN INDONESIAN METROSEXUAL BEHAVIORAL SURVEY YANG DILAKUKAN MARKPLUS&CO, PARA PRIA METROSEKSUAL MEMANG SANGAT GEMAR DALAM HAL BERBELANJA.

Thursday, May 26, 2016

PROSES PEMBUATAN VIDEO SOFTSKILL



TEMA : PEMAHAMAN BANGSA DAN NEGARA

ANGGOTA :

- BADI BASTIAN
- CINDY NATHANIA
- NADHIF AQIL

Proses pembuatan video dimulai dengan perundingan dalam group, kami bertiga mendiskusikan tentang tema dan bagaimana cara penyampaian video yang akan dibuat. Setelah cukup lama merundingkan dan memikirkan apa yang akan dilakukan, kami bertiga sepakat akan melakukan suatu wawancara tentang materi yang kelompok kami dapat.
Setelah menentukan cara penyampaian video, kami langsung menentukan kapan waktu yang tepat untuk mengerjarkan tugas tersebut. Dan kami semua akhirnya mengerjakan pada hari rabu. Sebelum berkumpul pada hari senin, kami menentukan apa-apa saja alat-alat yang harus dibawa dalam melakukan tugas kami. Yang diantaranya adalah kamera, laptop serta tripot agar pengambilannya gambarnya bisa lebih baik
Pada saat kami berkumpul di hari rabu tersebut, kami mulai menentukan langkah awal apa yang akan kami lakukan dalam membuat tugas video ini. Yaitu memperkenalkan diri, melakukan sesi Tanya jawab, dan kemudian yang terakhir menjelaskan tentang materi.


Monday, April 18, 2016

REVIEW FILM CITY OF EMBER



Judul          :  City Of Ember
Tema          :  Kemanusiaan
Durasi        :  95 menit 
Genre        :  Adventure, Fantasi
Pemain      :  Bill Murray, Saoirse Ronan, Harry Treadaway, Mackenzie Crook
Sutradara  :  Gil Kenan
Penulis       :  Caroline Thompson, Jeanne Duprau (Novel)


Review

City of Ember (2008) merupakan film fiksi-ilmiah keluarga yang diadaptasi dari buku berjudul sama karya Jeanne Duprau. Film arahan Gil Kenan ini dibintangi oleh aktor-aktris muda pendatang baru yakni, Harry Treadaway serta Saoirse Ronan dengan didampingi aktor-aktor senior seperti Bill Murray dan Tim Robbins.



Alkisah bumi di ambang kehancuran maka untuk menyelamatkan umat manusia dibangunlah sebuah kota bernama Ember, jauh di bawah permukaan tanah. Para petinggi sepakat untuk mengisisolasi manusia selama 200 tahun lamanya untuk memastikan bumi telah pulih seperti sediakala. Secara turun temurun para pemimpin kota Ember diwasiati sebuah kotak berisi informasi tentang rahasia Ember dan asal-usul manusia. Dua ratus tahun telah lewat dan kotak wasiat telah dilupakan oleh umat manusia di Ember. Sumber energi Kota Ember sangat tergantung dari sebuah generator tua yang kondisinya kini telah rusak dan seluruh kota terancam gelap-gulita. Di tengah suasana serba sulit, Lina Mayfleet, seorang remaja menemukan kotak wasiat milik leluhurnya, bersama rekannya Doon Harrow, ia berusaha mengungkap jalan rahasia keluar Kota Ember.

Satu hal yang tak diduga adalah plot filmnya yang bertempo cepat dengan durasi waktu cerita yang relatif singkat. Plot filmnya dimulai pada suatu masa dimana kota Ember berada di ambang kegelapan abadi. Kita tidak melihat penduduk kota Ember yang riang gembira (normal) dalam kesehariannya namun sebaliknya senantiasa gelisah dan cemas setiap kali listrik padam lebih lama dari biasanya. Sebuah pilihan plot yang cukup efektif mengingat fokus penekanan cerita adalah bagaimana Lina dan Doon mencari jalan keluar kota Ember. Cuma itu saja! Hal ini tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan seputar informasi latar belakang peristiwa serta para karakternya. Jika memang stok makanan menipis tak jelas bagaimana para penduduk kota menganstisipasinya. Lantas selama ini mereka makan apa? Untuk apa Pak Walikota mencuri persediaan makanan jika nantinya seluruh kota gelap gulita? Mengapa tidak mencari jalan keluar saja lebih awal? Tak jelas bagaimana Lina dan adiknya bisa ditinggal kedua orang tuanya. Kenapa pula ayah Doon tidak meneruskan niatnya mencari jalan keluar. Entahlah ini semua bisa jadi tidak penting namun tetap saja dirasakan menganggu.

Satu hal yang menjadi kunci keberhasilan filmnya adalah setting kota Ember yang sangat meyakinkan. Kota Ember yang indah berwarna keemasaan bermandikan cahaya lampu dibangun begitu luas dan menawan. Angkasa bak dipenuhi ratusan bintang (lampu) yang menerangi seluruh penjuru kota. Suasana kota yang terang benderang sangat kontras dengan suasana di areal mesin generator yang penuh dengan pipa-pipa serta lorong-lorong yang gelap. Ruang demi ruang dirancang begitu detil dengan karakternya masing-masing, namun satu kesamaan, mereka semua tampak telah berumur dan tak terawat (kumuh). Setting kota menjadi kunci utama karena hampir seluruh cerita film mengambil tempat disini. Kota Ember adalah inti cerita filmnya. Bukan hal mudah membangun kota artifisial dengan begitu meyakinkan seperti ini.



City of Ember mampu menyajikan sebuah tontonan yang menghibur meskipun nyaris semua lokasi cerita berada dalam studio. Pemain yang menonjol tercatat hanyalah aktris muda, Saoirse Ronan yang bermain sangat baik sebagai Lina Mayfleet. Aktor-aktor kawakan seperti Murray dan Robbins justru bermain biasa dan mudah untuk kita lupakan. Satu hal yang dirasa kurang sepertinya adalah durasi film yang terlalu cepat serta plot pendukung yang terlalu minim. Tak ada pesan moral yang penting. Film ini secara sederhana hanya menggambarkan kegigihan para remaja kota Ember menghadapi segala rintangan untuk mencari kebebasan.

RANGKUMAN WAWASAN NUSANTARA DAN KETAHANAN NASIONAL



WAWASAN NUSANTARA

Wawasan Nusantara adalah cara pandang terhadap kesatuan kepulauan yang terletak antara dua benua yaitu asia dan australia dan dua samudra yaitu samura hindia dan samudra pasifik. Istilah wawasan nusantara berasal dari kata Wawas (Bahasa Jawa)  yang artinya "pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi", dan kemudian ditambahkan akhiran an ,sehingga arti wawasan adalah cara pandang, cara tinjau, cara melihat. Sedangkan kata Nusantara terdiri dari dua kata yaitu nusa yang berarti "pulau atau kesatuan kepulauan" dan antara yang berarti "letak antara dua unsur yaitu dua benua dan dua samudra". Sehingga arti dari kata nusantara adalah kesatuan kepulauan yang terletak dari dua benua yaitu asia dan australia dan dua samudra yaitu samudra hindia dan pasifik.

Latar Belakang Filosofis

Wawasan Nusantara merupakan sebuah cara pandang geopolitik Indonesia yang bertolak dari latar belakang pemikiran sebagai berikut (S. Sumarsono, 2005) :
▪   Latar belakang pemikiran filsafat Pancasila
▪   Latar belakang pemikiran aspek kewilayahan Indonesia
▪   Latar belakang pemikiran aspek sosial budaya Indonesia
▪   Latar belakang pemikiran aspek kesejarahan Indonesia


Implementasi wawasan nusantara 

implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan nasional adalah menjadi pola yang mendasari cara berfikir, bersikap dan bertindak dalam rangka menghadapi, menyikapi, menangani berbagai permasalahan menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara utuh


Fungsi dan Tujuan wawasan nusantara 


1.   Fungsi Wawasan Nusantara

Secara umum, Fungsi Wawasan Nusantara adalah pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan , keputusan, dan perbuatan baik bagi penyelenggara Negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat dalm kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ada juga fungsi dari Wawasan Nusantara jika di tinjau dari beberapa pendekatan. Diantaranya :
• Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep    dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
• Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, kesatuan sosial dan politik, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.
• Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.
• Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga.


2.   Tujuan Wawasan Nusantara

Secara umum, Tujuan Wawasan Nusantara adalah mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala bidang dari rakyat Indonesia, yang telah lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan orang per orangan, kelompok, golongan, suku bangsa/daerah. Selain itu tujuan Wawasan Nusantara terdiri dari dua, yaitu :

• Tujuan nasional, dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah “untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

• Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia.




KETAHANAN NASIONAL



Hakekat Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia

1.      Hakekat Ketahanan Nasional Indonesia, yaitu Keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup dan tujuan Negara.

2.      Hakekat Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia, yaitu Pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan nasional.



Asas-asas Ketahanan Nasional

a. Asas kesejahtraan dan keamanan
Didalam kehidupan nasional berbangsa dan bernegara, unsur kesejahteraan dan keamanan ini biasanya menjadi tolak ukur bagi mantap/tidaknya ketahanan nasional.

b. Asas komprehensif/menyeluruh terpadu
Artinya, ketahanan nasional mencakup seluruh aspek kehidupan. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras, serasi, dan seimbang.

c. Asas kekeluargaan
Asas ini bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.


Sifat-sifat Ketahanan Indonesia

1. Mandiri, Percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri bertumpu pada identitas, integritas dan kepribadian.
2. Dinamis, Berubah tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategis.
3. Wibawa, Pembinaan ketahanan nasional yang berhasil akan meningkatkan kemampuan bangsa dan menjadi faktor yang diperhatikan pihak lain.
4. Konsultasi dan Kerjasama, Sikap konsultatif dan kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.


Kedududukan dan Fungsi Ketahanan Nasional

Kedudukan

Wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual, yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional.

Fungsi

Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa.

Pengaruh Aspek

Konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan, yaitu:

- Aspek Ilmiah (Statis)
a. Geografi
b. Kependudukan
c. Sumber Kekayaan Alam

- Aspek Sosial (Dinamis)
a. Aspek Ideologi (Pengaruh Aspek Ideologi)



sumber:
http://syarief93.blogspot.com/2013/05/keberhasilan-ketahanan-nasional.html
http://demokrasiindonesia.blogspot.com/2014/08/ketahanan-nasional-pengertian-fungsi.html
https://frillyfayraitaru.wordpress.com/2013/04/29/pengertian-politik-dan-strategi-nasional/
https://khairunnisaaprilia.wordpress.com/2013/05/29/keberhasilan-politik-strategi-nasional-dalam-masyarakat-madani/